Tampilkan postingan dengan label dosa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dosa. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Maret 2011

Dosa yang kita tidak sadari

“ Apabila engkau melihat keledai saudaramu atau lembunya rebah di jalan, janganlah engkau pura-pura tidak tahu; enkau harus benar-benar menolong membangunkannya bersama-sama dengan saudaramu itu.” ( ulangan 22 ; 4 ).
Dosa tidak harus dikaitkan dengan pembunuhan, perampokan, dusta, percabulan, ataupun perzinahan. Tetapi ada dosa yang tanpa kita sadari sering kita lakukan. Apa itu ? Yakobus menuliskan, “ Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.” ( Yakobus 4:17 ) . Jadi bilamana Anda mengabaikan teman Anda yang sedang berada di tepi jurang, dan Anda diam saja, Anda berdosa.
Sedangkan dalam tauratpun ALLAH sudah mengatakan perihal ini. Jika ada keledai atau lembu milik saudara kita yang rebah di jalan, maka Anda harus menolongnya beserta dengan saudara Anda itu. Dan YESUS ,melengkapi Firman ini melalui perumpamaan tentang seorang Samaria yang murah hati ( baca : Lukas 10:25-37 ). Orang samaria dibenci oleh orang Yahudi sebab mereka dianggap sebagai orang Yahudi yang sudah tercemar. Tetapi justru orang yang dianggap mulia seperti Imam dan orang Lewi ama sekali pura-pura tidak tahu kalau ada orang yang sedang terluka di pinggir jalan. Pura-pura tidak tahu! Itulah jurus yang mereka pakai ketika melihat orang yang terkapar di pinggir jalan. Tetapi orang Samaria yang dianggap rendah itu tergerak hatinya oleh belas kasihan dan ia membawa dan membalut luka-lukanya. Tidak hanya sampai disitu saja. Ia menyewa kamar dan membaringkan orang itu lalu merawatnya. Jadi pertolongan yang dilakukannya tidaklah setengah-setengah, melainkan sampai tuntas.
Adak ah orang Kristen yang seperti orang Samaria ini ? Ada sih pasti ada, tetapi jumlahnya ini yang saya piker akan membuat kita malu sendiri. Gereja wajib menjadi sperti orang Samaria. Apabila kita masa bodoh dan acuh terhadap tetangga kita yang menderita, maka kita berdosa kepada ALLAH. Apakah artinya semua gemerlapan dan kemegahan gereja kalau kita tidak menyatakan kegemerlapan dan kemegahan gereja kalau kita tidak menyatakan kegemerlapan kasih ALLAH ?.
Jangan kira dengan berlaku masa bodoh, maka Anda seperti seorang terdakwa yang berjalan dengan bebas keluar dari siding. Saya percaya kalau keselamatan itu adalah anugerah , tetapi dosa yang masih saja kita lakukan akan menyiksa diri kita sendiri. Kalau Anda rindu seperti kasih yang YESUS lakukan, maka Anda tidak akan mengabaikan orang-orang di sekitar Anda. YESUS selalu melihat ke sekeliling dan menghampiri mereka yang sedang dalam masalah. Bahkan anak seorang janda di bangkitkan oleh-Nya. Karena apa ? Sebab YESUS terdorong oleh kasih …( baca: Lukas 7:11-17 ). Dan kasih itu tidak berpura-pura ( termasuk pura-pura tidak tahu ).
TUHAN YESUS memberkati Anda dan Keluarga ….AMEN.

Senin, 31 Januari 2011

YANG TIDAK DI DAPAT OLEH ORANG BERDOSA

Pembacaan dari Roma 3:21-26
Ada perbedaan antara orang yang hidup semaunya sendiri dengan orang yang hidup dalam jalur ketetapan Tuhan. Walau keduanya berpredikat ‘anak Tuhan’ tetapi ada hak-hak yang berbeda yang akan dinikmati. Orang-orang yang hidup dengan kehendak sendiri, sudah mendapat upah dan kepuasan selama mereka di dunia. Sedangkan mereka yang tetap berada dalam jalur Tuhan seperti merasakan ketidak adilan selama hidup didunia ini. Memang akan terasa sangat berbeda sekali. Terkadang oleh karena perbedaan ini, banyak yang jadi turut keluar dari jalur ketetapan dan hukum Tuhan. Namun semua itu kepuasan dan kesenangan serta upah yang kita terima hanya sementara. Untuk mereka yang tetap dapat bertahan, ada yang akan kita terima di sorga dan sifatnya kekal.
Hari ini kita diingatkan kembali utnutk tetap dapat bertahan dan terus berada pada jalur Tuhan, perhatikan hal-hal berikut :
1. Orang berdosa tidak dapat berjumpa dengan TUHAN, sebab mereka tidak hidup dalam kebenaran, hanya orang-orang yang hidup dalam kebenaran Firmanlah yang dapat berjumpa dengan DIA (Ayub 23:8-9)
2. Orang berdosa tidak akan berkenan kepada Allah (Roma 8:8), walaupun mereka didunia dapat menjadi pengerja gereja, melayani, berkhotbah, tetapi tidak akan hidup berkenan kepada Allah. Doa tidak dijawab dan tidak melihat berkat-berkat Allah (Yesaya 1:13-15)
3. Orang berdosa tidak akan melihat Kerajaan Allah. (Yohanes 3: 3 dan 5), apapun yang dilakukan untuk dapat melihat kerajaan Allah akan sia-sia. Sedangkan mereka yang tetap berada dalam kebenaran Firman akan masuk ke dalam Kerajaan Allah bahkan Kerajaan itu ada dalam hidupnya, dan dia dapat menghadirkannya dalam setiap aspek kehidupannya.
4. Orang berdosa hidupnya tidak tenang (Mazmur 107 : 17-18), mereka bisa saja hidup berkelimpahan, sukses dan berhasil, namun dalam kesemuanya itu ada ketidak tenangan yang mereka alami bahkan mungkin tidak memiliki sukacita. Tetapi sebaliknya, orang benar akan memiliki sukacita dan damai, sekalipun berada dalam kondisi berbeban berat, sebab janji Tuhan ‘ya dan amin’.
Oleh sebab itu, janganlah memiliki perasaan tidak adil,lalu mengikuti jalan-jalan serong, tetapi ajaklah mereka untuk kembali pada jalan ketetapan dan hukum kebenaran Firman. Agar sama-sama dapat menikmati kebahagiaan kekal bersama Yesus Kristus.